fbpx

Fitur-fitur Terbaru Google Workspace yang Harus Kamu Tahu!

google workspace

 

Baik perusahaan kecil, menengah, besar, atau rintisan, mungkin saat ini sudah mulai memanfaatkan Google Workspace, untuk membantu menjalankan operasional perusahaan. Mulai dari menggunakan domain website atau email, yang sesuai dengan nama perusahaan, menggunakan drive penyimpanan online, dan lainnya.
 
Singkatnya, Google Workspace merupakan sebuah paket perangkat lunak (software), yang disediakan oleh perusahaan raksasa Google. Adapun di dalamnya juga menyediakan berbagai macam fitur aplikasi, yang sangat berguna untuk menjalankan operasional perusahaan, seperti Gmail, Calendar, Drive, Meet, dan Docs.
 
Bagaimana? Sudah tidak asing bukan dengan fitur aplikasi tersebut? Terlebih, Google Workspace sendiri juga menyediakan banyak layanan, termasuk layanan standar.
 
Layanan standar Google Workspace ini, mungkin layanan yang paling banyak diminati oleh perusahaan di Indonesia, bahkan dunia. Karena, layanan standar ini mampu memenuhi kebutuhan perusahaan, lebih dari cukup.
 
Namun, jika perusahaan Anda ingin update layanan terbaru yang lebih mumpuni, Google Workspace juga memiliki beberapa fitur terbaru, yang wajib Anda tahu. Siapa sangka, perusahaan Anda memang membutuhkan fitur tersebut.
 
Sebelumnya, yuk intip dulu daftar fitur aplikasi dari layanan standar Google Workspace berikut ini!
  

Daftar Layanan Standar Google Workspace

Oke, sebelum Anda mengetahui fitur-fitur terbaru Google Workspace, Anda wajib mengetahui terlebih dahulu layanan standar dari Google Workspace berikut ini, agar Anda paham akan perbedaannya.
 
1. Gmail Bisnis
 
Gmail bisnis merupakan fitur email dalam Google Workspace dengan nama domain sendiri. Di mana pengguna emailnya memiliki alamat email dengan domain bisnis perusahaan tempat ia bekerja.
 
Contoh, jika nama bisnis Anda adalah “makmurjaya” maka email pengguna dapat menjadi “namauser@makmurjaya.com”.
 
Gunanya untuk apa? Hal tersebut membantu memberikan citra profesional bagi bisnis, dan memudahkan komunikasi antar tim dan dengan pelanggan.
 
2. Google Drive
 
Google Drive merupakan layanan penyimpanan dan berbagi file dalam awan (cloud storage) milik Google (online). Bukan di dalam penyimpanan komputer atau laptop, tapi pengguna dapat menyimpan dan berbagi dokumen, data, gambar, video, dan file lainnya dengan mudah dan aman, di dalam ruang penyimpanan milik Google.
 
Sehingga, data yang tersimpan, bisa dicari atau dibuka di berbagai perangkat, dan bisa dibagikan dengan mudah. Anda juga tidak perlu khawatir, jika suatu saat laptop rusak, hilang, dan lain sebagainya, karena data tersebut tidak ikut hilang.
 
Google Drive sendiri, menawarkan paket gratis dan berbayar, yang memungkinkan pengguna untuk memilih kapasitas penyimpanan, yang sesuai dengan kebutuhan mereka.
 
3. Google Calendar
 
Google Calendar adalah layanan pengelolaan jadwal dan acara dalam Google Workspace, di mana dapat memungkinkan pengguna untuk membuat dan berbagi jadwal, mengatur acara, mengatur pengingat, dan bekerja secara bersamaan dengan orang lain.
 
4. Google Meet
 
Mulai ngetren saat musim work from home (WFH), Google Meet adalah layanan video konferensi bisnis dalam Google Workspace, yang memungkinkan pengguna untuk melakukan panggilan video dengan individu atau tim secara real-time.
 
Tidak hanya di desktop, Google Meet juga memiliki aplikasi seluler yang memungkinkan pengguna untuk melakukan panggilan video dari perangkat seluler mereka.
 
5. Google Chat
 
Selain ada WhatsApp, perusahaan juga bisa memanfaatkan Google Chat, untuk memudahkan komunikasi atau obrolan dengan tim. Google Chat ini juga memungkinkan pengguna untuk berkomunikasi dengan individu atau tim secara real-time melalui chat teks, obrolan grup, dan panggilan suara.
 
6. Google Docs
 
Anda masih membuat dokumen di Microsoft Word offline, dan harus kirim email untuk berbagi dokumen tersebut?
 
Tapi, sekarang tidak sesulit itu lagi, karena saat ini Anda bisa menggunakan Google Docs, yang bisa pemrosesan dokumen dalam awan (cloud-based word processing), sehingga pengguna bisa dengan mudah untuk membuat, mengedit, dan berbagi dokumen, spreadsheet, dan presentasi dengan mudah dan aman.
 
7. Google Sheets
 
Google Sheets adalah layanan spreadsheet cloud-based dalam Google Workspace, yang memungkinkan penggunanya untuk membuat, mengedit, dan berbagi spreadsheet dengan mudah dan aman.
 
Bahkan, Anda bisa berkolaborasi secara real-time pada spreadsheet, dan juga bisa memungkinkan beberapa orang untuk bekerja pada spreadsheet yang sama, secara bersamaan.
 
8. Google Slides
 
Mau presentasi, tapi masih ada hal yang mau direvisi? Tenang, kan ada Google Slide! Google Slides sendiri merupakan layanan presentasi cloud-based dalam Google Workspace, yang memungkinkan pengguna untuk membuat, mengedit, dan berbagi presentasi dengan mudah dan aman.
 
Sama seperti Google Sheets, Google Slide juga dapat memungkinkan kolaborasi real-time pada presentasi, memungkinkan beberapa orang untuk bekerja pada presentasi yang sama secara bersamaan.
 
9. Google Forms
 
Butuh mengumpulkan data nasabah, pelanggan, atau responden dengan mudah? Pakai Google Forms, semua aman terkendali! Google Forms sendiri adalah layanan pembuatan formulir online dalam Google Workspace, di mana pengguna bisa membuat formulir, sondir, dan kuisioner dengan mudah dan mengumpulkan tanggapan secara online.
 
Nah, itu dia beberapa fitur yang ada dalam layanan standar Google Workspace. Adapun, Anda juga bisa menggunakan layanan fitur-fitur terbaru dari Google Workspace, yang tentunya semakin memudahkan semua pekerjaan Anda di kantor!

  

Fitur Terbaru Google Workspace

1. Google Workspace Nest Hub
 
Google Nest Hub merupakan perangkat cerdas, yang memiliki layar sentuh sehingga memungkinkan pengguna untuk mengontrol perangkat tersebut, untuk membuat panggilan video dengan Google Assistant.
 
2. Google Workspace Admin
 
Google Workspace Admin adalah layanan administrasi dan pengelolaan dalam Google Workspace, yang memungkinkan administrator untuk mengelola akun dan produktivitas pengguna mereka. Fitur-fitur yang termasuk di dalamnya adalah sebagai berikut:

  • Pengelolaan akun pengguna: Menambah, mengubah, dan menghapus akun pengguna, serta menetapkan hak akses dan role.
  •  

  • Pengelolaan domain: Menambah dan mengelola domain untuk bisnis atau organisasi.
  •  

  • Pengaturan sekuritas: Mengatur pengaturan sekuritas dan pemantauan aktivitas untuk melindungi data dan privasi.
  •  

  • Analisis produktivitas: Melacak dan menganalisis produktivitas pengguna untuk mengetahui bagaimana mereka menggunakan layanan Google Workspace.
  •  

  • Integrasi aplikasi: Mengintegrasikan aplikasi pihak ketiga dengan Google Workspace untuk meningkatkan produktivitas.
  •  

  • Dukungan dan pelatihan: Mendapatkan dukungan dan pelatihan untuk memastikan bahwa administrator dan pengguna memiliki pengalaman yang sukses dengan Google Workspace.

 
Google Workspace Admin memungkinkan administrator, untuk memantau dan mengelola produktivitas pengguna mereka dari satu lokasi. Sehingga, mereka dapat fokus pada bisnis mereka dan meningkatkan produktivitas.
 
3. Google Meet Grid View
 
Google Meet Grid View adalah fitur dalam Google Meet, yang memungkinkan pengguna untuk melihat beberapa partisipan pada satu waktu, dalam tata letak grid.
 
Sehingga, pengguna bisa melihat lebih banyak wajah partisipan pada layar mereka, selama panggilan video. Tujuannya, agar mereka bisa lebih mudah dalam berkolaborasi dan membangun hubungan.
 
Grid View memungkinkan pengguna untuk melihat hingga 16 partisipan dalam tata letak grid pada layar mereka, dan mereka dapat dengan mudah memilih partisipan untuk memperbesar mereka.
 
Fitur ini sangat berguna untuk panggilan video besar, konferensi, dan acara yang mengharuskan partisipan untuk bekerja sama secara efektif. Grid View tersedia untuk pengguna Google Meet pada desktop dan perangkat seluler.
 
4. Google Workspace Marketplace
 
Google Workspace Marketplace merupakan sebuah platform, yang bermanfaat untuk menemukan aplikasi dan layanan tambahan, guna memperluas fungsi Google Workspace.
 
Platform ini juga menawarkan akses ke berbagai solusi, seperti alat produktivitas, pemasaran, HR, dan lainnya, yang dapat diterapkan dengan mudah ke dalam akun Google Workspace Anda.
 
Marketplace sendiri, akan mempermudah integrasi aplikasi dan memastikan bahwa aplikasi tersebut, kompatibel dan dapat bekerja dengan baik bersama produk Google Workspace.
 
5. Smart Canvas
 
Google Smart Canvas merupakan salah satu fitur baru, yang terdapat pada Google Workspace. Di mana fitur ini dapat memungkinkan penggunanya untuk membuat, mengedit, dan berbagi dokumen interaktif yang memadukan teks, gambar, tabel, dan banyak jenis media lainnya.
 
Smart Canvas juga menawarkan tampilan visual yang bersih dan intuitif, dan memungkinkan pengguna untuk bekerja bersama dengan teman, dan rekan kerja pada dokumen yang sama, di mana saja dan kapan saja.
 
Fitur ini membantu meningkatkan produktivitas dan mempermudah pembuatan dan kolaborasi pada dokumen, membuat pekerjaan lebih mudah dan efisien.
 
Bagaimana? Apakah Anda tertarik untuk memanfaatkan teknologi terkini dari Google, untuk memudahkan semua pekerjaan di perusahaan Anda?
 
Jika ia, yang Anda butuhkan adalah Google Cloud Reseller, yang saat ini mungkin sudah banyak ditemukan di Indonesia. Tapi, ada rekomendasi terbaik yang bisa perusahaan Anda pilih, yakni nusa.id cloud.
 
nusa.id cloud sendiri merupakan salah satu penyedia jasa cloud server di Indonesia, yang dinaungi oleh PT Media Antar Nusa. Bukan perusahaan baru, PT Media Antar Nusa sudah lama berdiri, dengan pengalaman lebih dari 20 tahun.
 
Sehingga, nusa.id cloud bisa menjadi penyedia cloud server yang mampu bersaing dengan layanan lainnya, ditambah dengan sumber daya yang berpengalaman.
 
Bagaimana tidak? Saat ini saja, nusa.id cloud telah dipercaya oleh lebih dari 6.000 bisnis, maupun personal sebagai solusi layanan cloud server dan web hosting.
 
Nah, nusa.id cloud bisa menjadi pilihan Anda, sebagai Google Cloud Partner dan juga reseller, yang siap membantu kebutuhan Google Workspace. Hubungi kami untuk informasi lebih lanjut di sini ya!

Share Artikel :

Blog Terkait

ECMP Load Balancing

ECMP Load Balancing

Equal-Cost Multi-Path (ECMP) load balancing adalah teknik yang digunakan untuk mendistribusikan lalu

Integrasi OSPF dengan Protokol Lain

Integrasi OSPF dengan Protokol Lain

Integrasi Open Shortest Path First (OSPF) dengan protokol lain adalah strategi penting

Memahami Open Shortest Path First (OSPF) Routing Protocol

Memahami Open Shortest Path First (OSPF) Routing

Open Shortest Path First (OSPF) adalah salah satu protokol routing yang paling