fbpx

Rencanakan Pengeluaran Selama Ramadan dengan Google Sheets Agar Tidak Overbudget

google sheets

Percaya atau tidak, banyak orang yang mengaku selama bulan puasa pengeluaran mereka jadi bertambah. Penyebabnya beragam, mulai dari harga kebutuhan pokok yang cenderung naik di bulan-bulan ini dan kehilangan kontrol saat membeli makanan untuk berbuka puasa. Untuk mengatur kembali pengeluaran, Anda bisa menggunakan Google Sheets dari Google.

Google Sheets memiliki cara kerja yang sama dengan Microsoft Excel. Perbedaannya, Google Sheets bisa tersedia secara online dan tautannya bisa dibagikan kepada siapa saja. Dengan begitu, Anda—atau anggota keluarga yang lain—bisa ikut membantu melakukan pencatatan keuangan karena bisa diakses kapan saja, di mana saja.
  

Bagaimana Cara Membuat Budgeting dengan Google Sheets?

Cara membuat anggaran dana atau budgeting dengan Google Sheets sebenarnya terbilang mudah. Terlebih lagi, Google Sheets juga sudah menyediakan beragam pilihan template yang bisa Anda pilih. Anda bisa menggunakan Monthly Budget (anggaran bulanan) atau Annual Budget (anggaran tahunan). Agar lebih jelas, Anda juga bisa membuat pengaturan periode pengeluaran/pemasukan harian.

Agar lebih memahami caranya, simak langkah-langkahnya berikut ini!

  • Buka Google Sheet

 
Hal pertama yang harus Anda lakukan adalah dengan membuka halaman Google Sheet. Caranya, login dulu ke akun Google Anda, buka Google Drive kemudian pilih “New” dan klik “Google Sheet”.

  • Pilih Template

 
Selanjutnya, klik “From a template”. Anda akan diberi beberapa pilihan template yang tinggal dimodifikasi sesuai kebutuhan. Karena ini akan Anda gunakan untuk mencatat pengeluaran Ramadan sampai Lebaran, Anda bisa memilih “Monthly budget”.

  • Tambahkan Pemasukan dan Pengeluaran Anda pada Lembar Spreadsheet

 
Agar memudahkan Anda mencari datanya, beri spreadsheet Anda nama sesuai dengan peruntukannya. Misalnya, “Anggaran Ramadan”. Ketik pendapatan bulanan ke dalam sel A3. Selanjutnya, buat daftar sumber pendapatan bulanan Anda ke bawahnya. Ini akan membantu Anda mengetahui jumlah uang yang Anda miliki dalam sebulan dan dari mana saja uang itu berasal.

  • Buat Daftar Pengeluaran Berdasarkan Kategori

 
Langkah selanjutnya, masukkan pengeluaran bulanan ke dalam sel A10, kemudian di bawahnya tuliskan semua pengeluaran Anda. Sertakan biaya tetap dan variabel. Jadi, biaya tetap seperti cicilan rumah dan acara bukber juga perlu dimasukkan.
 
Kalau ada pengeluaran yang punya tanggal jatuh tempo, sertakan tanggalnya di sel C10. Daftar pengeluaran akan membantu Anda mengetahui ke mana saja uang Anda pergi. Ini penting karena biasanya ada biaya-biaya tertentu yang mungkin Anda lupakan.

  • Jumlahkan Semua Pemasukan Kemudian Kurangkan dengan Pengeluaran

 
Setelah Anda menjumlahkan pendapatan dan pengeluaran Anda, kurangi total pengeluaran dari total pendapatan Anda. Tidak perlu melakukannya secara manual, biarkan Google Sheets yang melakukannya untuk Anda. Caranya:
 
Tambahkan baris di bagian bawah anggaran Anda dan beri nama “Saldo Bulanan”. Kemudian, ketikkan =(cell pemasukan total) – (cell pengeluaran total).

  • Lacak Pengeluaran Anda Setiap Hari

 
Percayalah, anggaran tidak akan berfungsi kalau Anda tidak memeriksanya. Setiap hari, Anda harus menambahkan transaksi. Misalnya saja, Anda mengeluarkan uang sebesar Rp100.000 untuk membeli takjil atau membelanjakan Rp200.000 untuk biaya buka bersama. Semua harus masuk ke dalam daftar.
 
Di akhir bulan, Anda akan memiliki gambaran secara menyeluruh tentang kebiasaan belanja Anda selama bulan Ramadan. Dari penganggaran ini, Anda juga bisa tahu, pengeluaran mana yang paling besar dan mana yang sebenarnya masih bisa dihemat. Salah satu cara yang bisa Anda gunakan adalah dengan memakai prinsip 50/30/20.
 
Meskipun sama-sama pengeluaran bulanan, biaya di bulan Ramadan memang kerap menguras kantong lebih dalam. Dengan membuat anggaran yang tepat di tahun ini, Anda bisa mengatur keuangan dengan lebih baik di bulan puasa tahun depan. Yuk, buat anggaran keuangan dengan lebih baik bersama Google Sheets!
 
Ingin menggunakan layanan Google lainnya untuk memudahkan aktivitas harian maupun profesional Anda? nusa.id cloud sebagai Google Cloud Partner siap membantu Anda mendapatkan layanan yang Anda butuhkan. Hubungi kami sekarang juga di sini !

Share Artikel :

Blog Terkait

ECMP Load Balancing

ECMP Load Balancing

Equal-Cost Multi-Path (ECMP) load balancing adalah teknik yang digunakan untuk mendistribusikan lalu

Integrasi OSPF dengan Protokol Lain

Integrasi OSPF dengan Protokol Lain

Integrasi Open Shortest Path First (OSPF) dengan protokol lain adalah strategi penting

Memahami Open Shortest Path First (OSPF) Routing Protocol

Memahami Open Shortest Path First (OSPF) Routing

Open Shortest Path First (OSPF) adalah salah satu protokol routing yang paling