Skip to main content
๐Ÿš€ nusa.id cloud server linux indonesialihat paket

Konfigurasi IP address pada Linux

ยท 3 min read
Aidil Putra
Maintainer

Konfigurasi alamat IP statis memastikan server Anda selalu bisa dijangkau di jaringan internal maupun publik tanpa bergantung pada DHCP.

Halaman ini berisi panduan untuk mengonfigurasi alamat IP statis pada layanan cloud server nusa.id untuk sistem operasi Linux.

Persyaratanโ€‹

Sebelum memulai, pastikan Anda memiliki informasi berikut:

  • Akses root atau user dengan hak sudo
  • Nama interface jaringan (contoh: eth0, ens33, atau enp0s3)
  • Alamat IP, subnet, gateway, dan DNS yang akan digunakan

Informasi DNSโ€‹

Berikut adalah daftar server DNS yang dapat digunakan untuk konfigurasi cloud server.

RegionAlamat Server DNS
Medan / ID-1202.162.192.10, 202.162.192.11
Jakarta / ID-243.229.254.5, 43.229.254.6

Cek Nama Interfaceโ€‹

Untuk mengetahui nama interface jaringan Anda, gunakan perintah berikut:

ip link show

Outputnya akan terlihat seperti ini:

1: lo: <LOOPBACK,UP,LOWER_UP> ...
2: eth0: <BROADCAST,MULTICAST,UP,LOWER_UP> ...

Dari contoh di atas, nama interface yang akan kita gunakan adalah eth0.

Cloud-Initโ€‹

Secara default, cloud server menggunakan cloud-init untuk mengatur jaringan secara otomatis. Hal ini dapat menimpa konfigurasi manual Anda. Untuk menonaktifkannya, jalankan perintah:

echo "network: {config: disabled}" | sudo tee /etc/cloud/cloud.cfg.d/99-disable-network-config.cfg

Setelah itu, Anda dapat melakukan konfigurasi alamat IP secara manual.

Konfigurasi IP Addressโ€‹

Silakan pilih panduan sesuai sistem operasi yang Anda gunakan.

Ubuntu >= 20.04โ€‹

Edit file konfigurasi Netplan (nama file bisa berbeda):

sudo nano /etc/netplan/00-installer-config.yaml

Contoh konfigurasi:

network:
version: 2
ethernets:
eth0:
addresses:
- 192.168.1.10/24 # Alamat IPv4 utama
- 192.168.1.11/24 # Alamat IPv4 kedua (Jika tersedia)
- "2401:2900:106::2/64" # Alamat IPv6 utama (Jika tersedia)
nameservers:
addresses:
- 43.229.254.5
- 43.229.254.6
routes:
- to: default
via: 192.168.1.1 # Gateway IPv4
- to: "::/0"
via: "2401:2900:106::1" # Gateway IPv6
warning

Pastikan hanya ada satu file .yaml di dalam folder /etc/netplan, dan sesuaikan nilai addresses, nameservers, dan routes dengan konfigurasi Anda.

Terapkan dan verifikasi konfigurasi:

sudo netplan apply
ip addr show eth0

Ubuntu 18.04โ€‹

Edit file konfigurasi Netplan (nama file bisa berbeda):

sudo nano /etc/netplan/01-netcfg.yaml

Contoh konfigurasi:

network:
version: 2
ethernets:
eth0:
addresses:
- 192.168.1.10/24
- 192.168.1.11/24
- "2401:2900:106::2/64"
gateway4: 192.168.1.1
gateway6: "2401:2900:106::1"
nameservers:
addresses:
- 43.229.254.5
- 43.229.254.6
warning

Pastikan nilai addresses, nameservers, gateway4, dan gateway6 sesuai kebutuhan Anda.

Terapkan konfigurasi:

sudo netplan apply
ip addr show eth0

Debianโ€‹

Konfigurasi jaringan Debian biasanya berada di /etc/network/interfaces atau di direktori /etc/network/interfaces.d/.

cat /etc/network/interfaces
sudo nano /etc/network/interfaces.d/50-cloud-init

Contoh konfigurasi:

auto lo
iface lo inet loopback

auto eth0
iface eth0 inet static
address 192.168.1.10
netmask 255.255.255.0
gateway 192.168.1.1
dns-nameservers 43.229.254.5 43.229.254.6

# Konfigurasi IPv4 kedua / Alias (Jika tersedia)
auto eth0:0
iface eth0:0 inet static
address 192.168.1.11
netmask 255.255.255.0

# Konfigurasi IPv6 utama (Jika tersedia)
iface eth0 inet6 static
address 2401:2900:106::17d/64
gateway 2401:2900:106::1
warning

Sesuaikan parameter address, netmask, gateway, dan dns-nameservers dengan detail jaringan Anda.

Restart layanan jaringan dan verifikasi:

sudo systemctl restart networking
ip addr show eth0

CentOS / Rocky / AlmaLinuxโ€‹

Sistem berbasis RHEL menggunakan NetworkManager dengan file di /etc/sysconfig/network-scripts/.

sudo nano /etc/sysconfig/network-scripts/ifcfg-eth0

Contoh konfigurasi:

DEVICE=eth0
BOOTPROTO=none
ONBOOT=yes
IPADDR1=192.168.1.10
PREFIX1=24
IPADDR2=192.168.1.11
PREFIX2=24
GATEWAY=192.168.1.1
DNS1=43.229.254.5
DNS2=43.229.254.6
warning

Sesuaikan nilai IPADDR, PREFIX, GATEWAY, dan DNS. Gunakan IPADDR1, IPADDR2, dan seterusnya jika memakai lebih dari satu IP.

Restart NetworkManager dan verifikasi:

sudo systemctl restart NetworkManager
ip addr show eth0