fbpx

Update Trend Cloud Server di 2023

cloud server

 
Para karyawan sedang asyik bekerja, tapi laptop kantor tiba-tiba mati dan error! Oke, soal laptop mungkin bisa diurus belakangan, karena yang paling penting untuk diselamatkan itu adalah data-datanya. Kira-kira, kalau mati dan error, apakah datanya akan selamat?

Tergantung! Kalau hilang, mungkin akan menjadi PR perusahaan. Apalagi, jika data-data yang hilang, adalah data yang menyangkut laporan karyawan, laporan keuangan, data pelanggan, hingga data codingan. Jadi, solusinya bagaimana?

Solusi terbaiknya adalah beralih, dari cara simpan data konvensional, ke penyimpanan cloud server. Bagi Anda yang paham dan update teknologi, mungkin sudah tidak asing lagi, dengan cloud server.

Apalagi untuk perusahaan-perusahaan, yang pastinya membutuhkan ruang penyimpanan data, yang besar dan pastinya aman!
  

Apa Itu Cloud Server

Cloud server sendiri merupakan jenis server yang dijalankan di dalam cloud computing environment. Artinya, server tersebut dijalankan di luar jaringan perusahaan, dan dapat diakses melalui internet.
 
Cloud server biasanya dikelola oleh provider cloud yang menyediakan akses ke server, penyimpanan, dan jaringan yang dibutuhkan untuk menjalankan aplikasi dan layanan.
 
Nah, ketimbang menjalankan server sendiri, mungkin biayanya akan lebih mahal. Perusahaan, bisa cari jasa cloud server murah untuk kebutuhan operasional kantor.
 
Intinya, fungsi dari teknologi cloud server adalah:

  • Ruang penyimpanan data (data personal, aplikasi, web hosting, dan lainnya).
  •  

  • Sebagai server yang mampu menjalankan berbagai aplikasi dan hosting, tanpa menyita memori.

  

Keuntungan Pakai Jasa Cloud Server

Ada banyak cloud server murah, yang bisa dipilih. Terlebih, perusahaan Anda juga bisa mendapatkan beberapa keuntungan dari menggunakan jasa cloud server, yakni sebagai berikut:

  • Fleksibilitas: Anda dapat menyesuaikan jumlah ruang penyimpanan dan kapasitas pemrosesan sesuai dengan kebutuhan Anda atau perusahaan.
  •  

  • Skalabilitas: Anda dapat menambah atau mengurangi kapasitas server sesuai dengan permintaan.
  •  

  • Biaya efektif: Anda hanya perlu membayar untuk kapasitas yang sebenarnya digunakan, sehingga menghemat biaya.
  •  

  • Aksesibilitas: Anda dapat mengakses data dan aplikasi dari mana saja yang memiliki koneksi internet.
  •  

  • Dukungan: Jasa cloud server umumnya menyediakan dukungan teknis yang baik.
  •  

  • Otomatisasi: Banyak jasa cloud server menyediakan fitur otomatisasi untuk mengelola server, seperti backup dan pemeliharaan.

 
Mungkin memang tidak semua perusahaan butuh jasa cloud server ini, namun beberapa perusahaan di bidang tertentu, perlu menggunakan cloud server. Perusahaan apa saja?

  • Toko online
  •  

  • Aplikasi belajar online (edukasi)
  •  

  • Bisnis rintisan dibidang keuangan, properti, legal dan lainnya
  •  

  • Pemakaian pribadi (tidak harus perusahaan)

  

Trend Cloud Server Computing

 
Tanpa disadari, saat ini sudah banyak perusahaan yang menggunakan teknologi ini. Mereka mengadopsi cloud pada berbagai jenis bisnis di perusahaan mereka, contohnya sistem kerja jarak jauh, hybrid, artificial intelligence (AI) dan internet of thing (IoT).
 
Bukan tanpa alasan, perusahaan tersebut menggunakan cloud server, karena dinilai lebih hemat biaya perusahaan, dan juga bisa memaksimalkan waktu dan tenaga.
 
Selain itu, akan ada trend cloud server 2023 yang bisa diprediksi menurut Forbes. Pasalnya, beberapa trend cloud computing ini, memiliki dampak yang besar untuk para pebisnis di masa depan.
 

 

Berikut 5 trend cloud server 2023 menurut Forbes:

1. Multi Cloud
 
Multi-cloud strategy adalah pendekatan yang digunakan oleh perusahaan untuk mengelola dan mengoptimalkan penggunaan berbagai layanan cloud dari berbagai vendor.
 
Ini dapat membantu perusahaan untuk mengurangi risiko kegagalan sistem, meningkatkan fleksibilitas, dan mengurangi ketergantungan pada satu vendor. Beberapa contoh strategi multi-cloud yang dapat digunakan oleh perusahaan meliputi:

  • Menggunakan layanan dari beberapa vendor cloud untuk mengelola data dan aplikasi yang berbeda.
  •  

  • Menggunakan layanan dari vendor cloud yang berbeda untuk mengelola data yang berbeda dalam satu aplikasi.
  •  

  • Menggunakan layanan dari vendor cloud yang berbeda untuk mengelola data yang sama dalam satu aplikasi.

 
Perusahaan harus memperhitungkan berbagai faktor seperti biaya, keamanan, kinerja, dan dukungan saat membuat keputusan tentang vendor cloud yang akan digunakan dalam strategi multi-cloud mereka.
 
2. Artificial Intelligence (AI)
 
Di tahun 2023 ini, inovasi AI diharapkan bisa menjadi perluasan di bidang ini, karena tersedianya penyedia layanan cloud skala besar, seperti Google dan Microsoft.
 
Layanan cloud dalam bidang ini, dapat digunakan untuk berbagai tujuan seperti pengenalan wajah, analisis teks, pengenalan suara, dan banyak lagi.
 
Pengguna dapat mengakses layanan ini secara on-demand dan hanya membayar untuk apa yang digunakan. Layanan ini juga menyediakan skala dan kinerja yang cukup untuk aplikasi AI yang membutuhkan sumber daya yang besar.
 
3. Cloud Low-Code dan Non-Code
 
Low-code dan no-code adalah metodologi pengembangan aplikasi yang memungkinkan para pengembang atau non-pengembang untuk membuat aplikasi tanpa harus menulis kode secara manual.
 
Low-code adalah platform yang memungkinkan pengembang untuk menggunakan antarmuka visual untuk membuat aplikasi, sehingga memerlukan sedikit kode yang harus ditulis secara manual. Platform low-code ini sering digunakan untuk membuat aplikasi bisnis, seperti aplikasi pengelolaan proyek atau aplikasi CRM.
 
No-code adalah platform yang benar-benar tidak memerlukan penulisan kode sama sekali. Platform ini menyediakan antarmuka visual yang memungkinkan pengguna untuk membuat aplikasi dengan mengklik, menyeret, dan menempel elemen aplikasi. Platform ini cocok digunakan untuk membuat aplikasi sederhana, seperti formulir atau aplikasi survey.
 
Cloud low-code dan no-code adalah platform low-code dan no-code yang dihosting di cloud, sehingga dapat diakses oleh pengguna dari mana saja dengan koneksi internet yang stabil.
 
4. Inovasi dan Konsolidasi Dalam Cloud Gaming
 
Cloud gaming adalah teknologi yang memungkinkan pengguna untuk bermain game di cloud server, sehingga tidak perlu memiliki perangkat keras yang kuat di komputer pribadi mereka.
 
Dalam cloud gaming, game dijalankan di server yang disediakan oleh vendor cloud gaming, dan gambar dari game tersebut ditransmisikan ke perangkat pengguna melalui internet.
 
Inovasi dalam cloud gaming saat ini termasuk:

  • Penggunaan teknologi streaming game yang lebih baik, seperti NVIDIA GeForce NOW atau Google Stadia, untuk meningkatkan kualitas gambar dan performa game.
  •  

  • Penggunaan teknologi intelijen buatan (AI) untuk meningkatkan pengalaman bermain game, misalnya dengan menyesuaikan kontrol atau meningkatkan grafis.
  •  

  • Penambahan fitur yang memungkinkan pengguna untuk bermain game dengan orang lain, baik secara lokal maupun jarak jauh.
  •  

  • Penambahan dukungan untuk perangkat mobile, sehingga pengguna dapat bermain game di perangkat seluler mereka.

 
Di sisi lain, konsolidasi dalam industri cloud gaming terjadi dengan semakin banyaknya vendor cloud gaming yang bekerja sama atau bergabung dengan perusahaan lain untuk meningkatkan skala dan sumber daya yang tersedia.
 
Beberapa contoh konsolidasi yang terjadi di industri ini antara lain adalah Microsoft acquisition of PlayFab, Facebook’s acquisition of Beat Games, dan Google’s acquisition of Typhoon Studios.
 
5. Keamanan and Ketahanan Cloud pada Bisnis
 
Keamanan dan ketahanan adalah faktor penting dalam mengelola bisnis di cloud. Keamanan cloud merujuk pada upaya untuk melindungi data dan aplikasi yang disimpan di cloud dari serangan cyber atau akses yang tidak sah.
 
Sedangkan ketahanan cloud merujuk pada kemampuan sistem untuk tetap berfungsi dan tersedia meskipun terjadi gangguan atau masalah.
 
Perusahaan juga dapat bekerja sama dengan vendor cloud atau penyedia jasa keamanan untuk mendapatkan dukungan dan solusi keamanan yang lebih komprehensif.
  

Butuh Jasa Layanan Cloud Server? nusa.id cloud Solusinya!

 
Bagaimana? Sudah paham bagaimana pentingnya cloud server di zaman sekarang? Bahkan, teknologi ini akan terus update, untuk bisa memenuhi semua kebutuhan perusahaan.
 
Anda mau coba layanan cloud untuk perusahaan yang aman? Anda bisa pilih nusa.id cloud yang merupakan salah satu penyedia jasa cloud server, dan juga termasuk dalam Google Cloud Partner di Indonesia.
 
nusa.id cloud sendiri dinaungi oleh PT Media Antar Nusa, yang memiliki banyak fitur, seperti:

  • Bisa pilih region Jakarta
  •  

  • Akses penuh ke Google Cloud Console
  •  

  • Standar keamanan Google
  •  

  • Tanpa kartu kredit
  •  

  • Pay As You Go (Bayar sesuai pemakaian)
  •  

  • Dukungan 24/7

 
Bukan perusahaan baru, PT Media Antar Nusa sudah lama berdiri, dengan pengalaman lebih dari 20 tahun.
 
Jadi, nusa.id cloud tentunya akan mampu bersaing dengan layanan cloud server lainnya, dan menjadi provider penyedia layanan cloud Indonesia, dengan sumber daya yang berpengalaman.
 
Bahkan, saat ini saja nusa.id cloud telah dipercaya oleh lebih dari 15.000 bisnis, maupun personal sebagai solusi layanan cloud server dan web hosting.
 
nusa.id cloud bisa menjadi pilihan, sebagai Google Cloud Partner dan juga reseller, yang siap membantu kebutuhan Google Workspace. Hubungi kami untuk informasi lebih lanjut di sini!

Share Artikel :

Blog Terkait

ECMP Load Balancing

ECMP Load Balancing

Equal-Cost Multi-Path (ECMP) load balancing adalah teknik yang digunakan untuk mendistribusikan lalu

Integrasi OSPF dengan Protokol Lain

Integrasi OSPF dengan Protokol Lain

Integrasi Open Shortest Path First (OSPF) dengan protokol lain adalah strategi penting

Memahami Open Shortest Path First (OSPF) Routing Protocol

Memahami Open Shortest Path First (OSPF) Routing

Open Shortest Path First (OSPF) adalah salah satu protokol routing yang paling