7 Trik Pitching bagi Start-Up untuk Gaet Investor

7 Trik Pitching Bafu Start Up Untuk Gaet Investor

Perusahaan start-up tentu membutuhkan dana yang tidak sedikit agar bisa tumbuh sukses. Selain dengan menggunakan modal sendiri, founder juga bisa mendapatkan pendanaan dari investor. Nah, untuk mendapatkan orang yang mau berinvestasi, dibutuhkan trik pitching yang efektif.

Pitching adalah mempresentasikan ide-ide bisnis kepada pihak lain, seperti investor maupun pelanggan. Berikut beberapa trik pitching yang bisa kamu terapkan untuk menggaet calon investor.

1. Perhatikan Durasi

Mencari calon investor yang bersedia memberi kesempatan tentu tidak mudah. Maka setelah kamu menemukannya, manfaatkan itu baik-baik dan buatlah mereka terkesan melalui presentasi.

Saat akan melakukan presentasi, perhatikan berapa banyak waktu yang akan kamu habiskan. Waktu adalah sesuatu yang berharga baik bagi dirimu sendiri maupun investor. Investor tidak akan mau mendengarkan presentasi selama 45 menit berturut-turut. Untuk itu, buatlah presentasi yang pendek, to the point, dan jangan bertele-tele.

Kamu bisa menetapkan batas waktu tertentu, misalnya sepuluh menit untuk presentasi. Setelah itu, kamu bisa memberikan beberapa menit tambahan untuk sesi tanya jawab. Pada sesi ini, perhatikan apakah investor tertarik dengan ide yang kamu kemukakan atau tidak. Jadi, amati baik-baik bagaimana reaksi mereka.
  

2. Ceritakan Sebuah Kisah

Investor sudah banyak melihat infografis, spreadsheet, dan bagan sepanjang hidup mereka. Oleh sebab itu, kemaslah trik pitching-mu dengan sesuatu yang berbeda dan menarik, yaitu melalui cerita atau kisah.

Saat mendeskripsikan ide bisnis, kamu bisa menyajikan skenario kehidupan nyata. Buatlah cerita yang menggambarkan masalah atau derita yang dihadapi calon pelanggan. Lalu, ceritakan pula bagaimana produk atau layanan milikmu bisa membantu mengatasi masalah mereka. Hal ini bisa membuat investor terenyuh dan terinspirasi setelah melihat potensi ide yang kamu usung.
  

3. Berwawasan Luas

Ketika memutuskan untuk mendirikan bisnis, kamu harus benar-benar paham dengan usaha yang kamu tekuni. Jika kamu sendiri tidak paham dengan apa yang kamu bicarakan, calon investor tentu akan ragu untuk berinvestasi.

Maka dari itu, banyaklah belajar dan jadilah ahli dalam sektor bisnis yang kamu geluti. Dengan keahlian dan wawasan yang luas, kamu pun bisa melakukan pitching dengan penuh percaya diri.
  

4. Jelaskan Produk dan Layanan yang Kamu Tawarkan

Trik pitching selanjutnya adalah, jangan terlalu fokus pada ide bisnis. Pasalnya, kebanyakan pebisnis pemula terlalu terpaku pada ide bisnis sehingga mereka gagal membicarakan produk dan layanan yang ditawarkan.

Investor cenderung berpikir bagaimana mereka akan mendapat keuntungan dari hasil penjualan produk. Maka dari itu, produk atau layanan adalah hal yang perlu kamu fokuskan agar mereka mau berinvestasi.

Penting juga untuk bersikap adil saat menjelaskan produk atau layanan. Kamu bisa menjelaskan kelebihan dan kekurangan produk dengan tetap mengutamakan sisi kelebihannya. Hal ini bisa membuat presentasimu terlihat seimbang sehingga bisa lebih dipercaya calon investor.
  

5. Diskusikan Bagaimana Caramu Menarik pelanggan

Supaya mendapatkan banyak pelanggan, kamu membutuhkan strategi yang efektif. Karena sebagus apa pun ide bisnismu, investor tidak akan memberikan dukungan jika kamu tidak tahu bagaimana cara agar bisnismu dilirik.

Bagi investor, tidak ada pelanggan berarti tidak ada keuntungan. Jika bisnis yang kamu tawarkan terlihat tidak menguntungkan di mata investor, itu berarti kamu telah membuang-buang waktumu sekaligus waktu investor sepanjang pitching berlangsung.

Jadi, buatlah strategi pemasaran. Lalu, terapkan strategi tersebut dengan menawarkan produk ke investor. Jika mereka tertarik untuk membeli, kemungkinan mereka akan berinvestasi di dalam bisnis yang kamu presentasikan.

Ingatlah selalu, meskipun ide bisnis ini adalah hasrat dan mimpimu, tetapi investor hanya berpikir manfaat apa yang akan mereka dapatkan dari ide bisnis tersebut.
  

6. Buatlah Investor Terkesan dengan Angka

Jelaskan seberapa besar keuntungan yang akan investor dapatkan dengan menggunakan angka. Kamu bisa memperkirakan keuntungan tersebut berdasarkan jumlah investasi mereka. Dengan trik pitching ini, kemungkinan besar investor akan berinvestasi tanpa ragu karena mereka percaya akan mendapatkan untung di masa depan.
  

7. Perhatikan Penampilan dan Sikap

Ide dan keterampilan memang penting, tetapi penampilan dan kepribadian juga harus diperhatikan. Investor tentunya ingin menjalin kemitraan dengan orang yang tepat serta dapat dipercaya. Bisa jadi, mereka akan mengetesmu dengan sejumlah pertanyaan. Untuk itu, kamu harus belajar dan mempersiapkan bagaimana kamu harus bereaksi.

Demikianlah penjelasan tentang trik pitching bagi perusahaan rintisan untuk menggaet calon investor.

Sumber Referensi:

  • https://www.inc.com/inc-masters/5-tips-on-how-to-successfully-pitch-your-business-idea-to-investors.html
  • https://online.hbs.edu/blog/post/how-to-pitch-a-business-idea
  • https://interexy.com/10-tips-how-to-pitch-your-startup-to-investors-and-convince-everyone-that-it-is-unique/

Share Artikel :

Blog Terkait

Konfigurasi Firewall Pada Mikrotik

Konfigurasi Firewall Pada Mikrotik

Dalam menghadapi ancaman keamanan cyber yang terus berkembang, jadi mengamankan jaringan adalah

Apa itu Latency?

Apa itu Latency?

Image By freepik Latency jaringan, ibarat jeda hening sebelum sebuah lagu dimainkan.

Cara Memilih Layanan Dedicated Internet yang Tepat

Cara Memilih Layanan Dedicated Internet yang Tepat

Di era digital yang terus berkembang, pemilihan internet terbaik menjadi faktor penting