Mengenal IPv6, Kelebihan, Kekurangan, dan Contohnya

mengenal IPv6

Pengguna internet pasti sudah akrab dengan IP address, tetapi tahukah Anda bahwa versi terbarunya saat ini adalah IPv6? Versi ini adalah pembaruan dari IPv4 dan menawarkan serangkaian keunggulan untuk pengguna internet. Berikut penjelasan singkatnya.

Definisi IPv6

Tidak seperti IPv4 yang terdiri dari 32-bit, IPv6 adalah IP address dengan hitungan 128-bit. Kombinasinya juga lebih rumit karena terdiri dari angka dan huruf. Jika IPv4 hanya bisa mendukung hingga 4,29 miliar alamat, IPv6 menawarkan jumlah yang jauh lebih banyak. Versi terbaru ini juga bisa menerima jenis alamat IP tanpa batasan, berbeda dengan versi sebelumnya yang hanya mendukung lima jenis.

IPv6 saat ini baru digunakan oleh 35 persen pengguna internet di seluruh dunia. Artinya, belum semua penyedia layanan internet tergerak untuk berpindah ke versi baru. Walau penggunaannya mungkin bisa disesuaikan dengan kebutuhan, ada berbagai kelebihan yang bisa Anda dapatkan jika menggunakan IP address versi ini.

Kelebihan IPv6

Menggunakan IPv6 berarti mendapat keuntungan sebagai berikut:

1. Browsing dan Unduh Cepat

Karena memiliki lebih banyak kombinasi, versi 6 bisa melakukan transfer data lebih cepat. Hal ini karena dia tidak membutuhkan “penerjemahan” alamat jaringan lagi. Dampaknya, Anda bisa berinternet dan mengunduh lebih cepat.

2. Hemat Bandwidth

Pengguna internet masa kini cukup “rakus” dalam pertukaran data. Versi 6 menggunakan multicast yang bisa menghemat penggunaan bandwidth selama pengguna menjelajahi internet dan mengunduh secara intens.

3. Mendukung Penggunakan Perangkat Mobile

Kemampuan versi 6 dalam mengelola data tanpa penerjemahan data di jaringan membuat koneksi perangkat mobile lebih cepat. Anda bisa berinternet dengan lebih cepat menggunakan perangkat mobile.

4. Lebih Aman

Versi 6 dilengkapi dengan sistem enkripsi yang membuat proses pertukaran data lebih aman. Hal ini mengurangi risiko pencurian data, pengalihan trafik, dan aksi-aksi yang mengancam keamanan berinternet lainnya.

Contoh IP address dengan sistem IPv6 misalnya yang tertulis dengan kombinasi huruf dan angka seperti ini: 2001:cdba::3257:9652.

Karena kemampuannya cukup besar, IPv6 saat ini belum bisa diakses oleh semua perangkat di dunia, terutama versi lama. Akibatnya, Anda harus pintar-pintar menentukan kapan bisa menggunakannya untuk situs Anda. Jika perangkat yang mengakses situs Anda masih menggunakan versi 4, kinerja situs mungkin tidak optimal.

Lepas dari kekurangannya, IPv6 adalah solusi pembaruan teknologi yang memungkinkan pengguna internet untuk menjelajah dan mengunduh dengan lebih cepat.

Share Artikel :

Blog Terkait

Konfigurasi Firewall Pada Mikrotik

Konfigurasi Firewall Pada Mikrotik

Dalam menghadapi ancaman keamanan cyber yang terus berkembang, jadi mengamankan jaringan adalah

Apa itu Latency?

Apa itu Latency?

Image By freepik Latency jaringan, ibarat jeda hening sebelum sebuah lagu dimainkan.

Cara Memilih Layanan Dedicated Internet yang Tepat

Cara Memilih Layanan Dedicated Internet yang Tepat

Di era digital yang terus berkembang, pemilihan internet terbaik menjadi faktor penting