Apa Itu Enkripsi ? Berikut Definisi, Manfaat, dan Penerapannya

apa itu enkripsi

 
Enkripsi adalah istilah yang mungkin cukup sering kita dengar di kehidupan sehari-hari. Sebagai contoh, Anda pasti pernah membaca tulisan di aplikasi messenger yang mengatakan bahwa isi chat di akun Anda terlindungi oleh sistem enkripsi. Memangnya, apa itu enkripsi dan apakah hal ini penting diterapkan?

Nah, supaya Anda makin paham dengan istilah ini, pastikan membaca artikel berikut, ya! Anda bisa temukan definisi, manfaat, serta penerapan enkripsi di artikel berikut.
  

Definisi Enkripsi

Apa itu enkripsi? Secara singkat, enkripsi adalah sebuah proses teknis untuk mengubah informasi menjadi kode-kode rahasia. Dengan demikian, informasi yang diubah tadi berubah menjadi kode tertentu sehingga tidak dapat dimengerti dengan mudah.

Tidak hanya dikaburkan, proses enkripsi juga akan membuat informasi/data yang diproses jadi teracak. Akibatnya, informasi tersebut pada akhirnya hanya bisa dibaca oleh pengguna yang memiliki akses terhadap informasi tersebut saja.

Informasi/data yang telah terenkripsi disebut sebagai ciphertext. Nah, supaya ciphertext bisa dikembalikan menjadi informasi yang readable dan dapat dipahami, Anda memerlukan proses dekripsi. Proses dekripsi inilah yang hanya bisa dilakukan oleh orang-orang yang memiliki akses ke informasi/data tersebut.
  

Apa Saja Manfaat dari Enkripsi?

Ada banyak manfaat yang bisa Anda rasakan dari proses enkripsi, mulai dari menjaga keamanan data, melindungi privasi pengguna, dan memberikan keabsahan pesan/dokumen digital.
 

1.Menjaga privasi data

 
Proses enkripsi akan mengacak-acak data/informasi yang readable menjadi sebuah kode yang tidak mudah dipahami. Dengan begitu, data tersebut tidak bisa dimengerti oleh orang lain yang mencoba mengaksesnya. Melalui cara ini, kebocoran privasi pun bisa dicegah.
  

2. Melindungi keamanan data

 
Pada penerapannya, enkripsi juga bisa membantu pengguna untuk melindungi data pribadi yang bersifat sensitif. Beberapa contoh data yang dimaksud adalah nomor kartu identitas, nomor ponsel, nomor rekening bank, kata kunci akun internet banking, kata kunci akun media sosial, dsb.
  

3. Sebagai digital signature

 
Tidak hanya digunakan untuk menjaga privasi dan data-data sensitif semata, enkripsi juga bisa Anda gunakan untuk digital signature. Apa itu digital signature?

Digital signature merupakan barisan kode yang digunakan untuk memverifikasi keabsahan pesan (email) atau dokumen digital. Dengan menambahkan digital signature, penerima pesan/dokumen tersebut bisa mendapatkan kepastian bahwa pesan/dokumen tersebut benar-benar aman karena dikirim oleh orang yang bersangkutan.
  

Cara Kerja Enkripsi

Ada dua cara kerja enkripsi, yaitu enkripsi simetris dan enkripsi asimetris. Kedua cara kerja enkripsi ini dibedakan berdasarkan encryption key yang digunakan. Berikut penjelasannya.
 

1.Enkripsi simetris

 
Enkripsi simetris merupakan cara kerja enkripsi yang menggunakan satu encryption key saja. Oleh karena itu, proses penguncian maupun pembukaan data yang dienkripsi dengan cara ini tidak terlalu kompleks. Tingkat keamanannya pun lebih rendah jika dibandingkan dengan cara kerja enkripsi asimetris.
  

2. Enkripsi asimetris

 
Enkripsi asimetris juga sering dikenal sebagai public key encryption dan public key cryptography. Cara kerja enkripsi yang satu ini jauh lebih kompleks dibandingkan dengan cara kerja enkripsi simetris. Pasalnya, enkripsi asimetris menggunakan dua jenis kunci yang saling berkaitan, yaitu kunci pribadi dan kunci publik.

Karena cara kerja enkripsi ini memiliki double protection, keamanan enkripsi dengan cara ini sifatnya lebih kuat.
  

Penerapan Enkripsi

Berikut ini adalah beberapa contoh penerapan enkripsi yang bisa kita jumpai di kehidupan sehari-hari.
 

1. Messaging encryption

 
Anda bisa melihat penerapan enkripsi ini pada aplikasi messenger, seperti WhatsApp maupun Telegram. Melalui end-to-end encryption (E2EE), pesan yang Anda kirimkan hanya akan bisa dibaca oleh si pengirim pesan dan si penerima pesan. Dengan demikian, privasi bisa lebih terjaga.
  

2. Aplikasi manajemen password

 
Pernah mendengar aplikasi manajemen password? Aplikasi manajemen password merupakan aplikasi yang bisa membantu Anda menyimpan semua username dan password dalam wadah yang aman.

Dengan aplikasi ini, Anda tidak perlu lagi mengingat beragam username dan password untuk login di layanan, aplikasi, atau website. Anda hanya perlu memasukkan master password. Lalu, aplikasi akan meng-input username dan password yang sesuai dengan layanan, aplikasi, atau website yang sedang digunakan.

Selain dengan menginput master password, ada juga aplikasi manajemen password yang meminta Anda untuk melakukan verifikasi melalui sidik jari (biometrik).

Pada awal penggunaan, Anda perlu meng-input username dan password sebagai informasi login dari suatu layanan/website tertentu. Setelah itu, aplikasi akan menyimpan informasi tersebut dengan mengenkripsinya menjadi ciphertext.

Nah, pada saat Anda butuh meng-input informasi login tersebut, aplikasi manajemen password akan mendekripsi ciphertext menjadi username dan password yang dibutuhkan.

Sebagaimana disebutkan, dekripsi ciphertext ini bisa Anda peroleh setelah memasukkan master password, melakukan verifikasi dengan biometrik, ataupun melakukan metode verifikasi lainnya.

Nah, itulah penjelasan singkat mengenai apa itu enkripsi, manfaat, cara kerja, serta contoh penerapannya. Dengan adanya proses ini, keamanan dan privasi data-data pribadi Anda bisa lebih terjaga.

Share Artikel :

Blog Terkait

Konfigurasi Firewall Pada Mikrotik

Konfigurasi Firewall Pada Mikrotik

Dalam menghadapi ancaman keamanan cyber yang terus berkembang, jadi mengamankan jaringan adalah

Apa itu Latency?

Apa itu Latency?

Image By freepik Latency jaringan, ibarat jeda hening sebelum sebuah lagu dimainkan.

Cara Memilih Layanan Dedicated Internet yang Tepat

Cara Memilih Layanan Dedicated Internet yang Tepat

Di era digital yang terus berkembang, pemilihan internet terbaik menjadi faktor penting