#Diskon Hingga 25% G Suite Business

Penggunaan CHMOD dan CHOWN di linux

Pada tutorial kali ini kita akan bahas mengenai penggunaan chmod dan chown di linux. chmod sendiri adalah singkatan dari Change Mode yang di mana fungsinya sebagai managemen hak akses / permission terhadap suatu folder atau file kepada User, Group, dan Other. Sedangkan chown ialah sebuah perintah yang di gunakan untuk mengganti owner atau kepemilikan dari sebuah file atau folder.

CHMOD

untuk penggunaan chmod ada dua cara untuk mendifenisikan permission/hak akses, dengan simbol (karakter alfanumerik), atau bisa juga dengan bilangan oktal (0 sampai 7)

Pada dasarnya, setiap file dapat diakses oleh 3 jenis pengguna yaitu:

  • Owner untuk user atau pengguna
  • Group untuk group atau kelompok
  • Other untuk other atau orang lain (bisa public)

Sedangkan untuk tipe aksesnya adalah:

  • Read : diizinkan untuk membaca isi file
  • Write: diizinkan untuk menulis ke file
  • Execute: diizinkan untuk mengeksekusi file sebagai program / script

Nilai Numerik

Read : 4
Write: 2
Execute: 1

Simbol

Read : r
Write: w
Execute: e

Melihat permission File dan Folder

Pada linux kita bisa menggunakan perintah ls -l untuk melihat permission pada file dan ownernya. Sebagai contoh :

ls -l /home/nusaid
-rwxr–rw-x 1 nusaid nusaid 10 Jan 19 08:00 test1.txt
drwxr-xr-x 2 nusaid nusaid 96 Jan 10 19:17 Pictures
lrwxrwxrwx 2 nusaid nusaid 37 Jan 4 09:17 Script

  • Kolom Pertama: merupakan jenis file dan perizinan yang mengikat file tersebut (perzinan meliputi perizinan Owner, Grup dan Others). Terdiri dari 10 karakter. Karakter pertama dari kolom pertama ini menunjukkan
  • d= directory
    -= regular file
    l= Symbolic Link
    s= Unix Domain Socket
    p= named pipe
    c= character device file
    b= block device file

    karakter 234 menunjukan permission Owner
    karakter 567 menunjukkan permission Group
    karakter 89 dan 10 menunjukan permission Other

  • Kolom kedua: menunjukkan jumlah link (entri direktori yang merujuk ke file tersebut)
  • Kolom ketiga: menunjukkan pemilik file atau folder
  • Kolom keempat: menunjukkan group file atau folder
  • Kolom kelima: menunjukkan ukuran file dalam byte
  • Kolom keenam: menunjukkan tanggal dan kapan terakhir kali file dimodifikasi.
  • Kolom ketujuh: menunjukkan nama file atau folder

Mengganti permission File dan Folder

Demi alasan keaman, sebuah file atau folder harus kita atur hak akses nya kepada siapa file atau folder itu bisa di baca, di tulis dan di eksekusi. Sebagai contoh jika kita ingin sebuah File dengan kondisi “Pemilik memiliki hak akses baca dan tulis sedangkan orang lain hanya dapat membaca saja”, maka permission yang kita berikan ialah sebagai berikut:

[root@nusaid /]# chmod 644 target-file.txt

Dengan ketentuan sebagai berikut

r (read) - 4
w (write) - 2
x (execute) - 1

Angka pertama adalah 6, satu-satu nya cara mendapatkan angka 6 adalah dengan menjumlahkan angka 4 dan 2, bentuknya: 4 + 2 = 6, artinya pemilik hak akses read (baca) dan write (tulis)

Angka kedua adalah 4, angka 4 berarti read atau baca untuk permission Group

Angka ketiga adalah 4, angka 4 berarti read atau baca untuk permission Other

CHOWN

Perintah ini digunakan untuk mengganti owners dari file/folder. Perintah dasarnya adalah:

chown [OPTION]… [OWNER][:[GROUP]] FILE…

sebagai contoh jika kita memiliki file script.txt dan kita ingin membuat owners dari file tersebut menjadi johndoe dan gruop owners nya menjadi support, maka kita bisa menggunakan perintah berikut:

chown johndoe:support script.txt

Untuk memastikan owner dan group owner dari file script.txt kita bisa menggukan perintah ls -hal script.txt, maka hasil nya akan seperti ini

-rw-r–r– 2 andre support 37 Jan 8 09:20 script.txt

Untuk perintah CHMOD dan CHOWN membutuhkan Akses root