Install Aplikasi E-Faktur 2.0 di VPS Server

Install Aplikasi E-Faktur 2.0 di VPS Server. Direktorat Jenderal Pajak melakukan update E-Faktur Desktop dengan meluncurkan aplikasi E-Faktur versi 2.0 atau lebih tepatnya versi 2.0.0.1.1 pada awal Oktober 2017. Versi ini adalah lanjutan dari versi E-Faktur 1.0.046. DJP (Direktorat Jendral Pajak) juga merilis E-Faktur web based atau berbasis web dan eFaktur host to host untuk digunakan oleh PKP (Pengusaha Kena Pajak) dengan jumlah penerbitan faktur tertentu sedangkan yang tidak ditunjuk menggunakan efaktur tersebut tetap harus menggunakan aplikasi E-Faktur Desktop.

Berikut ini merupakan rekomendasi tetapi aplikasi masih bisa dijalankan dengan spesifikasi rendah akan tetapi performanya nanti akan lambat dan menghambat kinerja Anda. Adapun minimum spesikasi untuk menjalankan Aplikasi E-Faktur 2.0 Adalah sebagai berikut :

  • RAM 3 GB
  • 50GB Hardisk Space
  • Untuk processor harusnya processor keluaran terbaru sudah mencukupi

Nah untuk menjalankan aplikasi e-faktur perlu disediakan PC khusus, internet akses yang stabil dan lain sebagainya.

NUSA.ID menawarkan VPS khusus untuk menjalankan aplikasi e-faktur 2.0. Adapun keuntungan meng Install Aplikasi E-Faktur 2.0 Virtual Private Server (VPS) adalah sebagai berikut :

  1. Tidak perlu membeli komputer fisik untuk dipasang aplikasi E-Faktur
  2. Dapat diakses secara bersamaan sekaligus
  3. Dapat diakses darimana saja karena servernya selalu online
  4. Tidak perlu khawatir mengenai akses internet dari server ke server efaktur Pajak
  5. Backup berkala dilakukan secara otomatis oleh penyedia VPS

Dari penjelasan di atas, jika Anda tertarik mencoba memasang aplikasi E-Faktur Desktop di VPS (Virtual Private Server) Anda dapat menghubungi kami. Kami menyediakan gratis uji coba sebelum Anda memutuskan berlangganan di nusa.id cloud