Ini Pentingnya 2 Factor Authentication Untuk Email Anda

Peretasan akun digital seperti email, media sosial, blog, akun bank, sampai toko online kini bukan lagi hal baru. Meskipun sudah di-set dengan password yang cukup rumit, tetap saja hacker bisa melancarkan aksinya dengan mulus. Makin ke sini, kasus pembajakan di internet bahkan makin canggih saja metodenya.

Sekali hackers bisa mengakses akun Anda, bukan hanya kerugian materi yang akan diterima, tetapi juga reputasi. Terlebih jika akun Anda berisi tentang hal-hal privat yang tidak boleh dikonsumsi publik. Verizon’s Data Breach Investigation (2017) menyebutkan sekitar 81% peretasan di internet terjadi lewat pencurian kata sandi.

Ya, itulah mengapa dibutuhkan langkah pencegahan yang lebih secure untuk mengamankan akun email dan media sosial Anda dari serangan pembobol. Salah satu yang sangat terkenal adalah two-factor authentication (TFA).


Apa Itu Two-Factor Authentication?

Two-factor authentication (TFA) atau verifikasi dua langkah merupakan sistem yang berfungsi untuk mengamankan akun Anda dari berbagai peretasan digital. Fitur ini sudah banyak digunakan oleh berbagai perusahaan teknologi terkenal di dunia, seperti G Suite Google, Facebook, Twitter, WhatsApp, dan lainnya.

Sistem keamanan dua langkah ini mewajibkan pemilik akun untuk integrasi email dan nomor telepon. Jadi, jika sewaktu-waktu ada yang mengakses akun Anda di lain perangkat, Anda akan menerima notifikasi berupa kode OTP atau request konfirmasi yang dikirim langsung ke email atau nomor ponsel.

Sistem ini memang dianggap jauh lebih aman dibandingkan single-factor authentication, sebab peretas harus melewati dua “pintu” untuk bisa masuk ke akun seseorang. Ingat kan, kasus bocornya foto-foto privat seleb dunia di iCloud—yang Jennifer Lawrence jadi salah satu korbannya? Hal semacam ini terjadi karena iCloud waktu itu belum menggunakan sistem keamanan ganda.


Bagaimana Cara Kerja Two-Factor Authentication?

TFA bekerja dengan mengandalkan nomor telepon sebagai media verifikasi. Nomor telepon dipilih karena sifatnya lebih pribadi. Meski terbilang sederhana, TFA ternyata cukup sulit ditembus peretas. Berikut cara kerjanya:

  • Pemilik akun akan diminta untuk memasukkan nomor telepon dan email aktif.
  • Selanjutnya, sistem akan mengirimkan OTP atau kode verifikasi 6 digit ke nomor telepon terdaftar dalam bentuk pesan teks.
  • Pemilik akun harus memasukkan kode verifikasi tersebut ke kolom yang disediakan di website atau aplikasi terkait. Untuk menghindari peretasan, kode ini biasanya akan segera kadaluarsa dalam beberapa menit atau jam setelah diterima.
  • Jika TFA diaktifkan, pengguna harus memasukkan kode verifikasi setiap kali hendak login atau mengakses akunnya.

Ya, two-factor authentication akan membatasi ruang gerak si peretas dalam menjalankan misi jahatnya, sebab mereka harus punya akses ke telepon si korban terlebih dulu untuk bisa masuk ke akun utamanya. Selama telepon dalam genggaman Anda, kemungkinan besar hacker akan gagal meretas.

Penelitian yang dihimpun sebuah perusahaan keamanan siber, Symantec, menyebutkan bahwa two-factor authentication efektif mencegah pencurian data digital sampai 80%.

Bagi sebagian orang, TFA memang terkesan agak ribet karena harus melakukan verifikasi kode setiap kali login. Namun, ini adalah cara terbaik untuk mengamankan akun Anda dari tangan-tangan nakal hacker. Tentu lebih baik sedikit repot ketimbang mengalami pencurian data atau uang di internet, kan?


Sebab Password yang Rumit Saja Belum Cukup

Sekarang hampir semua platform digital menyediakan fitur TFA untuk penggunanya, termasuk G Suite Basic. Ya, kesadaran akan pentingnya aset digital memang kian tinggi, apalagi setelah makin maraknya kasus cybercrime.

Jadi, segeralah aktifkan fitur two-factor authentication pada akun Anda, sebab password yang unik dan rumit ternyata masih rawan dibobol peretas.

Perlu Anda ketahui bahwa kebiasaan mengakses internet lewat jaringan Wi-Fi yang tidak terenkripsi juga bisa menjadi celah bagi hacker untuk meretas akun Anda. Tidak hanya itu, mereka juga bisa menggunakan program Keylogger untuk “memata-matai” password yang Anda ketikkan di keyboard.

Risiko peretasan pun makin tinggi mengingat orang biasanya menggunakan password yang sama persis untuk berbagai akunnya. Jadi, ketika satu akun sudah berhasil dibobol, hacker bisa dengan mudah mengobrak-abrik akun Anda yang lain. Seram, bukan?


Amankan Akun Anda dengan Berlangganan G Suite

G Suite merupakan salah satu platform yang menyediakan fitur two-factor authetication. Jadi Anda tidak perlu khawatir data berharga diretas hacker atau oknum tak bertanggung jawab lainnya. Nah, untuk mengetahui biaya langganan atau harga G Suite email, Anda bisa cek di website reseller resmi G Suite seperti nusa.id cloud.