informasi suPHP, chmod, htaccess, dan php.ini

Jefri Lumbanbatu
2018-09-17 06:04

Untuk keamanan sistim dan website setiap pelanggan maka suPHP diaktifkan pada server hosting idcolo dan ada beberapa hal penting yang harus diperhatikan oleh pelanggan dalam melakukan konfigurasi websitenya agar dapat beroperasi dengan normal.

chmod

  •  chmod untuk FOLDER maksimum 755
  •  chmod untuk FILES maksimum 644
  •  Khusus cronjob, files harus di-chmod 755
  •  Jangan paksakan petunjuk yang anda baca dari aplikasi2 yang menganjurkan anda untuk chmod ke 777/666. Bila dilakukan juga, website mungkin akan menampilkan INTERNAL ERROR 500!
  • Semua aktivitas file upload/write akan berjalan normal *TANPA* perlu melakukan chmod 777/666 terhadap folder/file


.htaccess & php.ini

  • Parameter setting PHP *TIDAK* boleh diletakkan dalam file".htaccess", tapi harus dalam file "php.ini". Contoh baris setting dalam php.ini:  register_globals = off atauregister_globals = on   adanya parameter php_flags register_globals on pada .htaccessakan menyebabkan Internal Error 500 sehingga kami sarankan untuk mengapus line tersebut pada .htaccess agar web anda bisa kembali diakses dengan normal.
  • File "php.ini" tersebut mungkin harus diletakkan dalam tiap folder yang memerlukan setting tersebut (tergantung keperluan aplikasinya).
  • Jangan paksakan petunjuk yang anda baca dari aplikasi2 yang menganjurkan anda untuk memasukkan parameter setting PHP ke dalam file .htaccess. Bila dilakukan juga, website akan menampilkan INTERNAL ERROR 500!
  • File PHP.INI sudah kami sediakan pada setiap folder "public_html" pelanggan dengan nama file php.ini.default dan untuk meng-aktifkannya anda bisa rename file tersebut menjadi php.ini dan edit file tersebut sesuai dengan kebutuhan.

 

CATATAN PENTING:
Sebaiknya hindari penggunaan php.ini dalam folder anda, karena akan mereset setting security/optimal aslinya. Hapus file php.ini bila tidak diperlukan dari folder/direktori bersangkutan. Didalam file php.ini.default yang sediakan oleh kami terdapat baris dengan syntax disable_function = dan demi alasan keamanan jangan pernah merubah atau menghapus isi dari baris tersebut.

PHP 5
Sangat dianjurkan untuk menggunakan PHP 5 yang telah terinstall (default) di server. 

Lain-lain
Cara melakukan link custom file php.ini dengan suPHP adalah tambahkan baris berikut ke file .htaccess di public_html Anda.:

suPHP_ConfigPath  /home/username/public_html/php.ini

di mana "username" adalah username cPanel. silahkan melakukan setting pada file php.ini sesuai kebutuhan.

 

NUSA.ID perusahaan penyedia jasa layanan Corporate Email Solution Provider, Web Hosting Provider, Registrasi Domain Provider, Dedicated Server Provider, VPS Server Provider, Colocation Server Provider dan Datacenter Services Provider yang berbasis di Medan Sumatera Utara Indonesia. NUSA.ID merupakan bagian dari Grup NUSANET yang telah berpengalaman sebagai perusahaan penyedia jasa Internet Solution Provider sejak tahun 2000.

Layanan Yang Ditawarkan NUSA.ID

Tags: chmod, htaccess, php.ini, suPHP
Average rating: 0 (0 Votes)

You cannot comment on this entry