Email Masuk Spam
Halaman ini memandu Anda mencari penyebab mengapa email yang dikirim dari Nusa Cloud Mail masuk ke folder Spam di penerima. Ikuti setiap langkah dari atas ke bawah.
Langkah 1: Tentukan Cakupan Masalah​
Email masuk spam di mana?
- Semua penerima (Gmail, Outlook, Yahoo, dll.) → Masalah DNS/authentication. Lanjut ke Langkah 2.
- Hanya penerima tertentu (misalnya hanya Gmail) → Kemungkinan masalah reputasi IP atau konten. Lanjut ke Langkah 5.
- Hanya email tertentu (bukan semua email yang dikirim) → Kemungkinan masalah konten email. Lanjut ke Langkah 6.
Langkah 2: Periksa SPF Record​
SPF memberi tahu server penerima bahwa server Anda diizinkan mengirim email atas nama domain Anda.
- Linux
- Windows
- Mac
dig TXT domainanda.com +short
nslookup -type=TXT domainanda.com
dig TXT domainanda.com +short
Pastikan ada record TXT yang berisi entri SPF dari Nusa Cloud Mail. Jika belum ada, tambahkan sesuai panduan Penyiapan Domain.
Jangan membuat lebih dari satu SPF Record untuk satu domain. Jika menggunakan beberapa layanan email, gabungkan semua ke dalam satu record SPF menggunakan include:.
Jika SPF sudah benar, lanjut ke langkah berikutnya.
Langkah 3: Periksa DKIM Record​
DKIM menambahkan tanda tangan digital ke setiap email, membuktikan bahwa email tidak diubah selama pengiriman.
- Jika DKIM belum dikonfigurasi, hubungi tim Support untuk mendapatkan nilai DKIM Record yang perlu ditambahkan di DNS.
- Pastikan DKIM Record di DNS cocok dengan kunci publik yang diset di server.
Jika DKIM sudah benar, lanjut ke langkah berikutnya.
Langkah 4: Periksa DMARC Record​
DMARC menggunakan SPF dan DKIM untuk menentukan aturan authentication email domain Anda.
Record DMARC minimal yang disarankan:
v=DMARC1; p=none; rua=mailto:admin@domainanda.com
| Tag | Arti |
|---|---|
v=DMARC1 | Versi DMARC |
p=none | Kebijakan monitoring (tidak memblokir). Ubah ke quarantine atau reject setelah monitoring stabil |
rua=mailto:... | Alamat untuk menerima laporan DMARC |
Mulai dengan p=none untuk memonitor. Setelah memastikan SPF dan DKIM berfungsi benar, tingkatkan ke p=quarantine atau p=reject untuk perlindungan penuh.
Jika DMARC sudah dikonfigurasi, lanjut ke langkah berikutnya.
Langkah 5: Periksa Reputasi IP​
Jika server IP masuk daftar hitam (blacklist), email akan ditolak atau ditandai spam.
- Buka MXToolbox Blacklist Check.
- Masukkan domain atau IP server email Anda.
- Jika server tercatat di blacklist, hubungi tim Support nusa.id cloud untuk bantuan delisting.
Jika reputasi IP bersih, lanjut ke langkah berikutnya.
Langkah 6: Periksa Konten Email​
Server penerima menganalisis konten email untuk mendeteksi spam. Hindari pola berikut:
- Subjek email menggunakan HURUF KAPITAL SEMUA atau tanda seru berlebihan (!!!).
- Isi email hanya berisi gambar tanpa teks.
- Lampiran berformat
.exe,.bat, atau.zipyang berisi file executable. - Terlalu banyak link dalam satu email, terutama ke domain yang berbeda-beda.
- Rasio teks vs HTML tidak seimbang (terlalu banyak HTML, terlalu sedikit teks).
Langkah 7: Periksa Reverse DNS (PTR Record)​
PTR Record memastikan IP server email memiliki reverse DNS yang cocok dengan hostname server. Tanpa PTR, server penerima seperti Gmail dan Outlook akan menolak email atau memasukkannya ke spam.
PTR Record dikonfigurasi di sisi server oleh tim nusa.id cloud. Jika Anda mencurigai masalah PTR, hubungi tim Support.
Masih Masuk Spam?​
Jika semua langkah di atas sudah diperiksa dan email masih masuk spam, hubungi tim Support:
- Buka Tiket Bantuan.
- Sertakan informasi berikut:
- Alamat email pengirim dan alamat email penerima.
- Header email yang masuk spam (lihat panduan Melihat Header Email).
- Screenshot folder Spam yang menunjukkan email Anda.
- Langkah yang sudah dilakukan dari panduan ini.
Butuh Bantuan?​
Jika Anda mengalami kendala, silakan hubungi tim support kami melalui Tiket Bantuan.